TESIS KESEHATAN MASYARAKAT [KODE 04E]

0
1. PERBANDINGAN PELAKSANAAN PROGRAM KOMPETISI PENGURANGAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK (PKPS-BBM) BIDANG KESEHATAN DI RSP ANUTAPURA DENGAN RS SWASTA WOOD WART DI KOTA PALU PROP SULTENG – 04
2. PENGEMBANGAN BUKLET SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA CACAT NETRAL – 04
3. EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI, TINGKAT KETERSEDIAAN DAN TINGKAT KONSUMSI GARAM BERYODIUM PADA DAERAH GONDOK ENDEMIK DI WILAYAH DINAS KESEHATAN DATI II KAB. BANGLI PROP. BALI – 99
4. HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DAN KINERJA PARA PIMPINAN AKADEMIK KESEHATAN DEPKES DI JATENG – 98
5. HUB. STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04
6. HUB. ANTARA KEPEMILIKAN KARTU SEHAT DAN PENGGUNAAN PELAYANAN KESEHATAN PADA BALITA ISPA (STUDI KELUARGA MISKIN DI BATAM) – 04
7. HUB. PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04
8. HUB. MONITORING PARENTAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SALAH SATU SMU DI KAB. PURWOREJO – 04
9. FAKTOR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL PT. MATERINDO KAB. SLEMAN YK – 02
10. EVALUASI PELATIAH KOMUNIKASI TERAUPEUTIK PERAWAT PUSKESMAS DI KOTA GORONTALO – 04
11. EVALUASI PROSES PENYUSUNAN PERENCANAAN PROGRAM DINAS KESEHATAN KOTA GORONTALO – 04
12. CAKUPAN PROGRAM GIZI DAN MEKANISME KOORDINASI PADA KELOMPOK KERJA KEWASPADAAN PANGAN DAN GIZI DIKOKTA GORONTALO – 04
13. PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DALAM HUBUNGAN DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMUN 1 KOTAMADYA TERNATE PROP. MALUKU UTARA – 03
14. HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP REMAJA TENTANG MEROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA DI SMU KOTA MASOHI MALUKU TENGAH - 04
15. KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKOLOSIS PARU DI KAB. AGAM SUMBAR – 04
16. KADAR MERKURI RAMBUT KEPALA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA PENDUDUK KELURAHAN TANGKILING KEC. BUKIT BATU KOTA PALANGKARAYA – 04
17. HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN STATUS PENDERITA TUBERKOLOSIS PARU KISTA POSITIF DI KAB. MAJALENGKA – 02
18. PERILAKU PEREWANG, FASILITAS SANITASI SISA KLOR DAN KOLIFORM TOTAL AIR KOLAM RENANG DI KOTA YK TH 2004 – 04
19. FAKTOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL (PT. MATERINDO SLEMAN DIY) – 05
20. HUBUNGAN DUKUNGAN FASILITAS KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 03
21. SIKAP DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 04
22. TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP DERMATITIS AKIBAT KERJA PADA TENAGA KERJA PT. ELITE PRESTIGE FURNITURE YK – 04
23. ANALISIS KINERJA PEMBIMBING KLINIK BERDASARKAN PERSEPSI MAHASISWA POLTEKES TERHADAP BIMBINGAN DI TSU DR. HAULUSY AMBON – 03
24. PROSES SUPERVISI DINAS KESEHATAN KOTA KE PUSKESMAS DIKOTA BENGKULU – 05
25. HUBUNGAN PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN MATA PENGRAJIN SULAMAN DI EMPAT ANGKAT CANDUNG KAB. AGAM PROP. SUMBAR – 04
26. KOSONG
27. PENINGKATAN KINERJA PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS MELALUI PENERAPAN STANDAR KOMPETENSI DISERTAI DISKUSI KELOMPOK KECIL (DKK) DAN UMPAN BALIK DI KOTA KENDARI – 05
28. EVALUASI PELATIAHAN MANAJEMEN TERPADU BAYI MUDA TERHADAP KOMPETENSI BIDAN DALAM KUNJUNGAN NEONATUS DI KAB. BUTON PORP. SULTRA – 05
29. FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA ANAK TUBERKOLOSIS DI INSTALASI KESEHATAN ANAK DI RS DR. SARDJITO – 04
30. PERANAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU TERHADAP REINFEKSI PENYAKIT CACING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR – 01
31. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05
32. kosong
33. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL UNTUK PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIK UNIT GAWAT DARURAT RSU WONOGIRI – 04
34. ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA (STUDI KASUS DI KANTOR BKKBN KAB. SERANG) – 99
35. MANFAAT PEMAKAIAN MASKER TERHADAP PERUBAHAN KADAR FENOL DALAM URIN AKIBAT PAJENA BENZEN DI UNIT PENATALAKSANAAN LIMBAH PT. V KALIMANTAN TIMUR - 01
36. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP MALUKU – 03
37. KONDISI DAN SINERGISME KOMITE MEDIK DAN KOMITE KEPERAWATAN PADA RSUD DI PROP. JAMBI – 05
38. PENILAIAN STRATEGI PENGEMBANGAN PUSKESMAS AMPAH SEBAGAI LEMBAGA SWADANA DI KEC. DUSUN TENGAH KAB. BARITO SELATAN – 02
39. PENGARUH KESEDIAAN OBAT TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT PADA LIMA PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA PALANGKARAYA – 01maaf k
40. HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PUSKESMAS DI KAB. MUSI RAWAS – 01
41. PENGARUH PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH TERHADAP KESEHATAN PRIBADI SISWA SEKOLAH DASAR DI KEC. DEPOK YK – 9
42. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DI DINKES KOTA PALU PROP. SULTENG – 01
43. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05
44. FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA PENDUDUK DI KAB. WONOGIRI – 97
45. PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU DAN PERBAIKAN STATUS GIZI BURUK YANG MENDAPATKAN PMT PEMILIHAN DI KOTA SORONG IRIAN JAYA BARAT – 04
46. KOSONG
47. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04
48. PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK UMUR DI BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03
49. HASIL GUNA TERAPI KOMBINASI GLIBER KLAMID PIOLATIZONE DIBANDING GLIBEN KLAMID METFORMIN TERHADAP RESISTENSI INSULIN BERDASARKAN INDEKS HOMO PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE Z DENGAN OBESITAN – 03
50. EVALUASI PENGOBATAN ISPA PUEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KAB. SUMBA TIMUR – 02
51. PETA KETENAGAAN PUSKESMAS DAN UPAYA REDISTRIBUSI TENAGA KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROP. NTB – 05
52. DUKUNGAN MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN MTBS DI PUSKESMAS KAB. JAYAPURA – 05
53. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04
54. RUJUKAN RAWAT JALAN TINGKAT PERTAMA PESERTA WAJIB PT. ASKES DI KAB. BANYUMAS – 02
55. PENGARUH INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03
56. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP. MALUKU – 03
57. KOSONG
58. EVALUASI DINI KARIES DENTIS DI PUSKESMAS BUKIT HINDU KOTA PALANGKARAYA – 02
59. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04
60. KESEDIAAN DOKTER SPESIALIS BEKERJA DI DAERAH RAWAN KONFLIK – 05
61. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04
62. PENGARUH STATUS GIZI MENYUSUI TERHADAP EKSKLUSIFITAL PEMBERIAN ASI DAN PERTUMBUHAN BAYI DI RSUD PROF. DR. WZ JOHANNES KUPANG – 05
63. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04
64. KADAR MALONDIAL DEHIDA DAN VITAMIN E PLASMA DARAH PADA KELOMPOK LANSIA YANG MEMPUNYAI KEBIASAAN MENGKONSUMSI IKAN – 00
65. KOSONG
66. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04
67. KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN DAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SONGGOU – 04
68. KOSONG
69. BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TTG TOTAL DALAM URINE PENAMBANG EMAS RAKYAT DI KALIREJO KOKAP KULON PROGO DIY – 03
70. HUBUNGAN STRUKTUR KELUARGA, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI DAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI USIA KURANG ENAM BULAN DI INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI 2002-2003) – 05
71. PERSEPI PENGGUNA TERHADAP PERFORMASI FISIK UGD BERDASARKAN EVALUASI PASKA HUNI DI RSUD KAB. BANDUNG
72. PENENTUAN PRODUK UNGGULAN DAN KARAKTER PELAYANAN DI RSUD WANBAYO PAN PASAR BALI – 06
73. PEMBERIAN LARUTAN GULA PASIR SECARA ORAL SEBAGAI ANALGETIK PADA IMUNISASI BAYI
74. HUBUNGAN LOKASI TUMOR OTAK DENGAN GANGGUAN KOGNITIF – 04
75.HASIL GUNA PEMBERIAN NUTRISI SUPLEMEN (ROYAL JELLY) PADA PENDERITA STROK INFARK AKUT – 04
76. PENYAKIT JARINGAN PENDUKUNG GIGI (PERSODONTOL DISEASE) SEBAGAI FAKTOR STROKE ISKEMIK – 04
77. EVALUASI KEGIATAN PENGAJARAN PENELITIAN DAN PELAYANAN FARMAKOLOGI KLINIK DI FAKULTAS NEGARA BERKEMBANG
78. PENGGUNAAN ALGORITMA DALAM PENGEMBANGAN DIAGNOSTIK MALARIA DI DAERAH HIGH CASE INCIDENCE (HCI) BANJARNEGARA
79. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PUSKESMAS BERDASARKAN BEBAN KERJA DI KAB. REJANG LEBONG PROPINSI BENGKULU.
80. FAKTOR- FAKTOR RESIKO PENEUMONIA PADA BALITA DI KEBUPATEN MAGELANG TAHUN 2006 – 06
81. PROMOSI KESEHATAN IBU HAMIL UNTUK MENINGKATKAN PERAN SERTA SUAMI DALAM PERSIAPAN PERSALINAN AMAN DI KECAMATAN GADING CEMPAKA. – 04
82. HUBUNGAN PERSEPSI PELAKASANAAN TERHADAP PENGAWASAN KEPALA RUANG RAWAT INAP BADAN RSU TABANAN BALI. – 05
83. PERSEPESI HUBUNGAN PRILAKU KONSUMEN DENGAN ANGGOTA ORGANISASI DI RSUD KAB. BADUNG PROPINSI BALI.
84. PROMOSI KESEHATAN MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN MODAL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN BIDAN PUSKESMAS TENTANG UNIVERSAL PRECAUTION HIV/AIDS DI KOTA MEDAN. – 06
85. PENGARUH SUPLEMENTASI Fe TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DAN KAPASITAS AEOREGIK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNY ANGKATAN TH 1999-2000.
86. PENERIMAAN SISTEM PELAYANAN GRATIS OLEH DOKTER DAN PERAWATAN DI PUSKESMAS KAMPAR. – 05
87. PERUBAHAN STATUS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) DENGAN HEMODIALISIS YANG MENDAPAT KONSELING GIZI BERKESINAMBUNGAN DI RS SARJITO YGYAKARTA. – 05
88. ANALISIS BIAYA AIDS BERDASARKAN PERSEPEKTIF PASIEN DI RUMAH SAKIT DR SARJITO YOGYAKARTA.
89 DUKUNGAN MANAJERIAL KEPADA BIDAN DALAM KINERJA PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT. – 06
90. HUBUNGAN POLA MENYUSUI DENGAN DIARE PADA BAYI USIA 0-24 BULAN DI RS UMUM PUSAT DR. SARJITO YOGYAKARTA. – 06
91. SAMA NO 88
92. COMPETENSY LEADERSHIP MIDDLE MANAGER DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN STRATEGIK DI RSUD H. ADAM MALIK MEDAN. – 05
93. EVALUASI PELATIHAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK) PERAWATA DAN BIDAN (STUDI KASUS DI KEBUPATEN KULON PROGO DAN KOTA YOGYAKARTA). – 07
94. PROSES PELAYANAN HOME CARE RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. – 03
95. PENGUKURAN KINERJA PELAYANAN RESEP BAGI PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSUD LUBUK LINGGAU DAN PENDEKATAN BALANED SCORCAD. – 04
96. KUALITAS PELAYANAN KB DAN TINGKAT KEGAGALAN KONSTRASEPSI PADA PUSKESMAS DI KAB. PURWOKERTO. – 04
97. PERANCANGAN SISTEM BIAYA BERBASIS AKTIFITAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD WONOSARI SEBAGAI PERSIAPAN UNIT SWADAYA. – 02
98. HUBUNGAN PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN DAN PERSEPSI ATAS STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT PELABUHAN CIREBON TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT.
99 PERENCANAAN STRATEGIS RUMAH SAKIT BERSALIN SAYANG IBU BALIKPAPAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERUBAHAN FISIK.
100. KINERJA TENAGA PERAWATAN DALAM BERSALIN MEMERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUAMAH SAKIT PARU SIDAWANGI CIREBON.
101. CITRA RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS JAKARTA.
102. HUB. PERSEPSI TERHADAP SISTEM PENGGAJIAN PROGRAM PENGEMBANGAN PELATIHAN SERTA KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KINERJA PERAWAT DAN PRAKARYA DI RUMAH SAKIT ST. ELISABET-LELA.
103. FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN DIMULAINYA PEMBEDAHAN DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RS KOJA JAKARTA UTARA.
104. PERENCANAAN STRATGIK BERBASIS RESOURSE BASED VIEW DI RUMAH SAKIT SAKINA IDAMAN.
105. IDENTIFIKASI SUMBER DANA DAN STRATEGI PEMBAYARAN BAGI PASIEN MISKIN DI RUMAH SAKIT SWASTA KEAGAMAAN NON PROFIT. (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ST. CAROLUS DAN RUMAH SAKIT KGI CIKINI). – 07
106. PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN KOKOP KAB. KULON PROGO YOGYAKARTA. – 05
107. POLA PENCEGAHAN DAN PENULARAN DAN PERILAKU PENGOBATAN MASYARAKAT TERHADAP MALARIA DI DESA ENDEMIS WILAYAH KAB. PURWOREJO. – 05
108. ALUR PENDISTRIBUSIAN OBAT UNTUK PENDERITA RAWAT INAP DI BENGKALIS GRAND HOSPITAL. – 07
109. STRES DAN KOPING PEREMPUAN DENGAN MASALAH INFENTILITAS, STUDI FENOMENOLOGI PADA MASYARAKAT YGYAKARTA.
110. HARAPAN STAKEHOLDER TERHADAP PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN COMMUNITY DEVELOPMENT (COMDEV) (STUDI KASUS DT TOTAL E X P INDONESIA DIKABUPATEN KUTAI KARTANEGARA). – 06
111. ASPEK DONATUR KEMANUSIAN DALAM PEMBIAYAAN PEREWATAN PASIEN TIDAK MAMPU DI RUMAH SAKIT SWASTA KEAGAMAAN YOGYAKARTA. – 00
112. HUBUNGAN INTERVAL ANTAR KELAHIRAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR SESUDAH DI KABUPATEN PURWOREJO ANLISIS DATA 21 BALITA TAHUN 1955-1999. – 05
113. UPAYA MENURUNKAN PERESAPAN ANTIBIOTIKA PADA PENGOBATAN ISPA DENGAN EDUKASI MELALUI INTERVENSI FACE TO FACE TERHADAP DOKTER DAN PARAMEDIS DI PUSKESMAS KABUPATEN KARO. – 07
114. PENGARUH KETERSEDIAN OBAT TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT PADA LIMA PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA PALANGKARAYA. – 01
115. MEKANISME PENGENDALIAN INTERN DISTRIBUSI PENYIMPANGAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN JAKARTA. – 98
116. EVALUASI DAMPAK PENERAPAN PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT BETHESDA TOMOHON SULAWESI UTARA. – 96
117. PENGAWASAN PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU DI KOTA PONTIANAK. – 07
118. FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PROF HB PADANG. – 09
119. KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PROF HB PADANG. – 08
120. MOTIVASI GRATIFIRATION, AND PRESCRIPTION BY DOCTORS IN PERTAMEDIKA MEDICAL CENTRE.
121. SEGMENTASI PASAR JASA PELAYANAN KESEHATAN KARYAWAN DI BANDARA SOEKARNO HATTA.
122. INDENTIFIKASI MODEL MANAJEMEN PUSKESMAS PERAWATAN DAN PONED ( PENANGANAN ONSTETRI NEONATAL EMERGENSI DASAR).
123 PENILAIAN TERHADAP BUDAYA PATIENT SAFETY DI DEPARTMENT BEDAH DAN NON BEDAH DI RSMTH PELAYANAN KESEHATAN. – 08
124. PEMANFAATAN PERTOLONGAN PERSALINAN TENAGA KESEHAAN OLEH PESERTA PROGRAM JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT MISKIN (JPKMM) DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN. – 07
125. PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA PERIODE MENOPAUSE DI KOTA YOGYAKARTA. – 08
126. HUBUNGAN PENDIDIKAN PRENATAL MELALUI KELAS IBU HAMIL DAN PERSALINAN TENAGA KESEHATAN DI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATRA BARAT. – 07
127. MINAT PEMANFAATAN TEKNOLOGI TELEMEDICINE DI BALIKPAPAN. – 07
128. MOTIVASI, GRATIFIKASI DAN PERSEPSI OLEH DOKTER DI PERTAMADIKA MEDICAL CENTRE. – 08
129. EVALUASI PENGADAAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGGARA. – 04
130. ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG MALARIA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMRAJEN I KAB BANYUMAS POLA PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL. – 07
131. HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DENGAN KEBUGARAN JASMANI PESERTA SENAM AEROBIK WANITA DI SANGGAR SENAM KOTA MEDAN. – 04
132. POLA MAKAN, ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ANAK BALITA SUKU ANAK DALAM DI NYOGAN KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBU. – 08
133. PERSEPSI STAKEHOLDER TERHADAP KEBIJAKAN PROGRAM PENYULUHAN KESEHATAN PENCEGAH MALARIA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PERIGI MOUTONG PROPINSI SULAWESI TENGAH.
134. DETERMINAN KEMATIAN IBU DI PROPINSI BALI TAHUN 2006-2007.
135. ANALISIS PENGEMBANGAN PELAYANAN UMUM DI RUMAH SAKIT JIWA MADANI DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGAH. – 08
136. KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA PROP HB SA’ANIN PADANG. – 08
137. ANALISIS KESIAPAN PUSKESMAS UNTUK MENJADI PUSKESMAS SWADAYA DI KOTA BANGKULU. – 01
138. MANAGEMENT SUPPORT YANG MEMPENGARUHI STOK OBAT DI DSPO FARMASI DAN ALAT KESEHATAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATRA BARAT – 08
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog:

Entri Populer